Lantik 293 Kepala Sekolah, Bupati Magelang Tekankan Integritas dan Profesionalisme

MUNGKID,Krakataupos.com – Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, melantik sebanyak 293 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, terdiri dari 247 kepala Sekolah Dasar (SD), dan 46 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelantikan berlangsung di GOR Gemilang Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Selasa (14/4/2026).
Dalam sambutannya, Grengseng menegaskan, pelantikan itu sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Magelang.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Magelang,” ujarnya.
Bupati memastikan, proses pengangkatan kepala sekolah telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, para kepala sekolah yang dilantik merupakan figur yang memiliki integritas, kompetensi, serta komitmen dalam memajukan dunia pendidikan.
Lebih lanjut, Grengseng menjelaskan, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai penggerak inovasi di lingkungan sekolah.Kepala sekolah dituntut mampu mengelola sumber daya manusia, sarana prasarana, serta keuangan sekolah secara profesional dan akuntabel.
Selain itu, mereka juga diharapkan dapat mendorong inovasi pembelajaran, meningkatkan kualitas guru, serta memperkuat kolaborasi di lingkungan pendidikan.
Grengseng menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas.
“Kepala sekolah harus menjadi teladan, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjauhkan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya mewujudkan visi Kabupaten Magelang dalam mencetak generasi yang “pinter ngaji, pinter sekolah bocahe”, yakni generasi yang unggul secara akademis, sekaligus memiliki karakter dan landasan spiritual yang kuat.
“Kepala Sekolah adalah ujung tombak dalam mewujudkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter. Pendidikan harus mampu menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, bupati menegaskan, seluruh proses pelantikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang dilakukan secara bersih dan bebas dari praktik gratifikasi.
“Saya tegaskan, apabila ada pihak yang meminta imbalan atau melakukan penyalahgunaan wewenang, segera laporkan agar dapat ditindak sesuai ketentuan,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Grengseng mengajak para kepala sekolah yang baru dilantik, untuk memperkuat komitmen dalam mencetak generasi Magelang yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan,” pungkasnya.(Red)







