Bapenda Banten Dorong Digitalisasi Pendapatan Daerah, Berly Natakusumah Ajak Pengusaha Muda Taat Pajak

SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten terus memperkuat langkah digitalisasi dalam meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah. Upaya tersebut salah satunya disampaikan Kepala Bapenda Provinsi Banten, saat menjadi narasumber dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Diklatda BPD HIPMI Banten 2026.
Dalam forum yang mengangkat tema “Sinergitas Peran Aksi Pengusaha Muda dalam Peningkatan Digitalisasi Pendapatan Daerah” tersebut, Berly menegaskan bahwa transformasi digital menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem pelayanan pajak yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat maupun pelaku usaha.
Menurutnya, digitalisasi pendapatan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen, termasuk para pengusaha muda yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
“Digitalisasi pendapatan daerah harus berjalan beriringan dengan komitmen para pelaku usaha. Pengusaha muda memiliki potensi besar dalam mendorong budaya tertib pajak sekaligus memperkuat pembangunan daerah,” ujar Berly. Kamis, (7/5/26).
Ia menjelaskan, pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Provinsi Banten, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga program sosial kemasyarakatan.
Karena itu, Berly mengajak seluruh anggota HIPMI dan generasi muda pelaku usaha untuk aktif mendukung pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak secara tepat waktu.
“Kontribusi masyarakat dan pelaku usaha melalui pajak sangat penting untuk mendukung kemajuan Banten. Ketika kesadaran pajak meningkat, maka pembangunan daerah juga akan semakin optimal,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bapenda Banten juga memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital yang telah dikembangkan guna mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, termasuk layanan pembayaran pajak secara elektronik dan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi.
Berly menambahkan, digitalisasi tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan terpercaya. Dengan sistem digital, masyarakat dapat mengakses layanan pajak secara lebih praktis tanpa harus menghadapi proses yang rumit,” ungkapnya.
Kegiatan HLM Diklatda BPD HIPMI Banten 2026 tersebut menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan pengusaha muda dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat, modern, dan mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Banten. (Adv)







