HKN 2025, Bupati Serang Ajak ASN Rutin Cek Kesehatan

SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatul Zakiyah, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Langkah ini dinilainya penting sebagai upaya mendeteksi dini penyakit silent killer atau penyakit tidak menular yang sering kali tidak menunjukkan gejala tetapi berisiko tinggi terhadap kematian.
Ajakan tersebut disampaikan Zakiyah saat membuka kegiatan Medical Check Up dan Kebugaran Jasmani ASN di Halaman Pendopo Bupati Serang, Kamis, (6/11/25), dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
“Upaya ini untuk mendeteksi dini penyakit-penyakit yang sering kali muncul tanpa gejala. Dengan mengetahui kondisi tubuh sejak awal, kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bupati Zakiyah.
Menurutnya, ASN harus menjadi contoh penerapan pola hidup sehat karena memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan fisik dan mental yang prima menjadi modal utama dalam menjalankan tugas pemerintahan dengan maksimal.
“Kalau kita bisa mendeteksi penyakit sejak dini, Insya Allah kita bisa mencegah penyakit-penyakit lain yang lebih berat. ASN harus sadar bahwa tubuh sehat adalah kunci produktivitas dan pelayanan prima,” tegasnya.
Dinkes Serang: Pemeriksaan Ini Bukan Sekadar Formalitas
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Rahmat Setiadi, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan ASN.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi kebiasaan, bukan hanya momentum tahunan. ASN harus rutin memeriksakan diri, minimal enam bulan sekali. Pemeriksaan ini meliputi tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, serta kebugaran jasmani dengan metode rockport test atau jalan cepat sejauh 1.600 meter,” terang Rahmat.
Rahmat menambahkan, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi data penting bagi Dinas Kesehatan dalam memetakan kondisi kesehatan ASN di Kabupaten Serang. Data ini digunakan untuk merancang program promotif dan preventif yang lebih tepat sasaran.
“Kita sedang mengubah paradigma dari pengobatan ke pencegahan. Kalau dulu menunggu sakit baru berobat, sekarang kita dorong semua ASN untuk sadar akan pentingnya deteksi dini. Ini sejalan dengan semangat HKN tahun ini, yaitu ‘Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju’,” katanya.
Rahmat juga menekankan bahwa gaya hidup modern dan tekanan pekerjaan kerap membuat ASN rentan terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Karena itu, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi gaya hidup sehat, termasuk pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.
“Banyak ASN yang bekerja di belakang meja, jarang bergerak, ditambah pola makan yang tidak seimbang. Nah, kegiatan seperti ini menjadi cara untuk menyadarkan bahwa menjaga kesehatan bukan pilihan, tapi kewajiban,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan dan kebugaran tersebut, Pemkab Serang berharap seluruh ASN semakin peduli terhadap kesehatan diri, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. (Adv)







