Advetorial

Banyak Warga Banten Kena Hipertensi, Kadinkes ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

SERANG, Krakataupos.com – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan peduli pada kesejahteraan diri sendiri.
Lewat program Cek Kesehatan Gratis, jutaan warga kini mendapat kesempatan memeriksa kondisi tubuh tanpa biaya — langkah penting untuk mencegah penyakit sejak dini.

Hingga akhir September 2025, tercatat lebih dari 3 juta warga dewasa Banten telah mengikuti layanan ini. Hasil sementara menunjukkan banyak warga yang terindikasi mengalami hipertensi akibat gaya hidup kurang seimbang.
Sementara di kalangan anak-anak, karies gigi menjadi tantangan utama yang perlu ditangani dengan pembiasaan pola makan sehat dan rajin memeriksakan gigi sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda pemeriksaan, tetapi juga bentuk gerakan sadar kesehatan bersama.

“Kami ingin masyarakat menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebiasaan rutin. Karena dari situ, kita bisa mencegah penyakit serius seperti stroke atau jantung sebelum terlambat,” ujarnya.

Program nasional ini menargetkan lebih dari 12 juta penduduk Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Di Banten, partisipasi masyarakat terbilang tinggi, mencapai 3.068.482 orang, meski sebagian data masih dalam proses input ke sistem.
Ati menegaskan, pihaknya akan terus memperluas jangkauan agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari program ini.

Langkah ini sejalan dengan misi Pemprov Banten untuk membangun generasi sehat, produktif, dan berdaya saing. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar menjaga pola makan, aktif bergerak, dan melakukan pemeriksaan berkala di fasilitas kesehatan terdekat.

- advertisement -

“Cek kesehatan gratis ini bukan hanya program, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan Banten yang lebih sehat,” tutur Ati. (Adv)

Rekomendasi untuk Dibaca

Krakatau Pos