SD Negeri 040446 Kabanjahe Salah Satu Penerima Dana BOS Kinerja,Ini Kata Kepala Sekolahnya

TANAH KARO SUMUT, Krakataupos.com – Tujuan BOS Kinerja adalah menunjang program prioritas Kementerian untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan,memberikan penghargaan kepada sekolah berprestasi di tingkat provinsi,nasional dan internasional.
Semua ini tertuang di Juknis BOS Kinerja 2025 mengacu pada Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dimana Juknis ini mengatur pengaturan dana BOSP, termasuk BOS Kinerja,untuk satuan pendidikan yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik yang menonjol.
Namun ditengah bergulirnya program ini, ada indikasi atau isu yang beredar,bahwa penggunaan dana BOS Kinerja tersebut belum tepat sasaran dan terkesan masih melenceng dari penggunaannya,dan ini didapat dari Narasumber yang tidak dipublikasikan namanya,
Saat Tim Media tergabung dalam tim “Takasima Group” berkunjung dan melihat salah satu sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) yang salah satu penerima Dana BOS Kinerja 2025, yakni SD Negeri 040446 Kabanjahe,Senin (15/09/2025) di Jalan Veteran Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Tim Media ini langsung disambut oleh Kepala Sekolah SD Negeri 040446 Kabanjahe, Junaidi Sembiring, dalam keteranganya membenarkan kalau Sekolah SD Negeri 040446 yang juga sering disebut SD 4 ini salah satu mendapat Dana BOS Kinerja 2025, namun dana itu masih direkening sekolah.
Krataria sekolah yang bisa mendapat dana BOS Kinerja adalah Memiliki kinerja terbaik berdasarkan hasil raport Pendidikan dan indeks status ekonomi dan sosial satuan pendidikan.
Kita sudah membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dan ini bisa saja ada perubahan, karena ini masih rencana.”Pungkasnya.
Kita menerima Dana BOS Kinerja sebesar, Rp 22.500.000, dan ini sudah kita rencanakan untuk penggunaanya, Barang dan Jasa : Rp 9.600.000.
Peralatan dan Mesin : Rp 7.500.000.
Aset tetap lainnya : Rp.5.400.000.
Saat diminta keterangan lebih jelas, Pak Sembiring ini mengatakan kalau yang dimaksud dengan Barang dan Jasa itu adalah disana ada pelatihan-pelatihan guru,dan ada pembelian ATK, juga konsumsi,transport,pulsa serta biaya narasumber,itulah yang kita totalkan 9.600.000, namun seperti saya bilang tadi,bisa saja ada perubahan.”Jelasnya.
Terkait peralatan dan mesin, kita sudah sepakat akan membuat pengadaan Infokus, karena ini sangat dibutuhkan di sekolah untuk menunjang belajar mengajar, apalagi dalam pemaparan, ini juga masih dalam perencanaan.”Ujarnya.
Masih kata Pak Junaidi Sembiring, kalau terkait aset lainnya, ini sudah kita buat pengadaan buku yang namanya buku “Koding dan Kecerdasan Artifisial” ini untuk kelas V, sebanyak 60 buah buku KA.”katanya.
Kita sangat Transfaran dalam pengelolaan anggaran ini, apalagi uang saja bukan lewat dari kita, semua ada direkening sekolah, ini sudah berjalan 4 tahun,” kata Pak Sembiring yang dikenal karena ramah.
Usai berbincang dengan Kepala Sekolah dan beberapa Guru,Tim Media juga melihat proses belajar mengajar dan saat bermain para pelajar. (Erianto Perangin-Angin)







